Situs Resmi SD Negeri Srengseng 03

TUGAS DAN FUNGSI POKOK

(TUPOKSI)

SD Negeri Srengseng 03

I. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah (EMASLIM).

1. Kepala Sekolah sebagai Pendidik (Educator)

a. Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan program pengajaran dan remedial.

b. Membimbing karyawan dalam hal menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sehari-hari.

c. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba diluar sekolah.

d. Mengembangkan staf melalui pendidikan/latihan, melalui pertemuan, seminar dan diskusi, menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat, mengusul-kan kenaikan jabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah.

e. Mengikuti perkembangan iptek melalui pendidikan/latihan, pertemuan, seminar, diskusi dan bahanbahan.

2. Kepala Sekolah sebagai Manajer (Manager)

a. Mengelola administrasi kegiatan belajar dan bimbingan konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling.

b. Mengelola administrasi kesiswaan dengan memiliki data administrasi kesiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler secara lengkap.

c. Mengelola administrasi ketenagaan dengan memiliki data administrasi tenaga guru, karyawan (TU/laboran/teknisi/perpustakaan).

d. Mengelola administrasi keuangan, baik administrasi keuangan rutin, OPF maupun Komite Sekolah

e. Mengelola administrasi sarana/prasarana baik administrasi gedung/ruang, mebelair, alat laboratorium, perpustakaan.

3. Kepala Sekolah sebagai Pengelola Administrasi (Administrator)

a. Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

b. Menyusun organisasi ketenagaan di sekolah, baik Wakasek, Walikelas, Ka TU, Bendahara, Personalia Pendukung misalnya pembina perpustakaan, pramuka, OSIS, olah raga. Personalia kegiatan temporer, seperti Panitia Ujian, panitia peringatan hari besar nasional atau keagamaan dan sebagainya.

c. Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan arahan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas.

d. Mengoptimalkan sumber daya manusia secara optimal, memanfaatkan sarana/prasarana secara optimal dan merawat sarana prasarana milik sekolah.

4. Kepala Sekolah sebagai Penyelia (Supervisor)

a. Menyusun program supervisi kelas, kegiatan ekstra kurikuler dan sebagainya.

b. Melaksanakan program supervisi baik supervisi kelas, dadakan, kegiatan ekstra kurikuler dan lainlain.

c. Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untuk pengembangan

sekolah.

5. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin (Leader)

a. Memiliki kepribadian yang kuat, jujur, percaya diri, bertanggungjawab, berani mengambil resiko dan berjiwa besar.

b. Memahami kondisi anak buah, baik guru, karyawan dan anak didik.

c. Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang diemban.

d. Mampu mengambil keputusan baik urusan intern maupun ekstern.

e. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis.

6. Kepala Sekolah sebagai Pembaharu (Inovator)

a. Mampu mencari, menemukan dan mengadopsi gagasan baru dari pihak lain.

b. Mampu melakukan pembaharuan di bagian kegiatan belajar mengajar dan bim-bingan konseling, pengadaan dan pembinaan tenaga guru dan karyawan, kegiatan ekstra kurikuler dan mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di BP3 dan masyarakat.

7. Kepala Sekolah sebagai Pendorong (Motivator)

a. Mampu mengatur lingkungan kerja.

b. Mampu mengatur pelaksanaan suasana kerja yang memadai.

c. Mampu menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi hukuman yang sesuai dengan aturan yang ada.

II. Tugas Wakil Kepala Sekolah

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan program pelaksanaan

2. Pengorganisasian

3. Pengarahan

4. Ketenagaan

5. Pengkoordinasian

6. Pengawasan

7. Penilaian

8. Identifikasi dan pengumpulan data

9. Mewakili Kepala Sekolah untuk menghadiri rapat khususnya yang berkaitan dengan masalah pendidikan

10. Membuat laporan secara berkala

III. Tugas Urusan Kurikulum

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Menyusun program pengajaran

2. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan

3. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran

4. Menyusun jadwal evaluasi belajar dan pelaksanaan ujian akhir

5. Menerapkan kriteria persyaratan kenaikan kelas dan ketamatan

6. Mengatur jadwal penerimaan rapor dan STTB

7. Mengkoordinasikan, menyusun dan mengarahkan penyusunan kelengkapan mengajar

8. Mengatur pelaksaan program perbaikan dan pengayaan

9. Mengatur pengembangan MGMP/MGBP dan koordinator mata pelajaran

10. Melakukan supervisi administrasi akademis

11. Melakukan pengarsipan program kurikulum

12. Penyusunan laporan secara berkala

IV. Tugas Urusan Kesiswaan

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Menyusun program pembinaan kesiswaan (OSIS), meliputi: Kepramukaan, PMR, KIR, UKS, PKS, Paskibraka, pesantren kilat

2. Melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan kesiswaan/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus OSIS

3. Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi

4. Menyusun jadwal dan pembinaan serta secara berkala dan insidental

5. Membina dan melaksanakan koordinasi 9 K

6. Melaksanakan pemilihan calon siswa berprestasi dan penerima bea siswa

7. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah

8. Mengatur mutasi siswa

9. Menyusun dan membuat kepanitiaan Penerimaan Siswa Baru dan pelaksanaan MOS

10. Menyusun dan membuat jadwal kegiatan akhir tahun sekolah

11. Menyelenggarakan cerdas cermat dan olah raga prestasi

12. Membuat laporan kegiatan kesiswaan secara berkala

V. Tugas Urusan Sarana dan Prasarana

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Menyusun program pengadaan sarana dan prasarana

2. Mengkoordinasikan penggunaan sarana prasarana

3. Pengelolaan pembiayaan alat-alat pengajaran

4. Mengelola perawatan dan perbaikan sarana prasarana

5. Bertanggung jawab terhadap kelengkapan data sekolah secara keseluruhan

6. Melaksanakan pembukuan sarana dan prasarana secara rutin

7. Menyusun laporan secara berkala

VI. Tugas Urusan Humas

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan dewan

sekolah

2. Membina hubungan antara sekolah dengan wali murid

3. Membina pengembangan antar sekolah dengan lembaga pemerintah,

dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya

4. Membuat dan menyusun program semua kebutuhan sekolah

5. Koordinasi dengan semua staf untuk kelancaran kegiatan sekolah

6. Menciptakan hubungan yang kondusif diantara warga sekolah

7. Melakukan koordinasi dengan semua staf dan bertanggung jawab untuk mewujudkan 9 K

8. Menyusun program kegiatan bakti sosial, karya wisata, dan pameran hasil pendidikan (gebyar

pendidikan)

9. Mewakili Kepala Sekolah apabila berhalangan untuk mnghadiri rapat masalah-masalah yang bersifat

umum

10. Menyusun laporan secara berkala

VII. Tugas Koordinator Tata Usaha:

Bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam kegiatan:

1. Penyusunan program kerja tata usaha sekolah

2. Pengelolaan dan pengarsipan surat-surat masuk dan keluar

3. Pengurusan administrasi sekolah

4. Pembinaan dan pengembangan karii pegawai tata usaha sekolah

5. Penyusunan administrasi sekolah meliputi kesiswaan dan ketenagaan

6. Penyusunan dan penyajian data/statistik sekolah secara keseluruhan

7. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 9 K

8. Penyusunan laporan pelaksanaan secara berkala

VIII. Tugas dan Fungsi Walikelas

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

1. Pengelolaan Kelas:

a. Tugas Pokok meliputi:

  • · Mewakili orang tua dan kepala sekolah dalam lingkungan pendidikan
  • · Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • · Membantu pengembangan keterampilan anak didik
  • · Membantu pengembangan kecerdasan anak didik
  • · Mempertinggi budi pekerti dan kepribadian anak didik

b. Keadaan Anak Didik

  • · Mengetahui jumlah anak didik
  • · Mengetahui jumlah anak didik putra (Pa)
  • · Mengetahui jumlah anak didik putrid (Pi)
  • · Mengetahui nama-nama anak didik
  • · Mengetahui identitas lain dari anak didik

SIM SMP NEGERI 1 GABUS

http://www.smpn1gabus.sch.id

  • · Mengetahui kehadiran anak didik setiap hari
  • · Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi anak didik (tentang pelajaran,

status social/ekonomi, dan lain-lain).

c. Melakukan Penilaian

  • · Tingkah laku anak didik sehari-hari di sekolah
  • · Kerajinan, ketekunan, dan kesantunan
  • · Kepribadian/tatib
  • · Dan lain-lain

d. Mengambil Tindakan Bila Dianggap Perlu

  • · Pemberitahuanh , pembinaan, dan pengarahan
  • · Peringatan secara lesan
  • · Peringatan khusus yang terkait dengan BP/Kepala Sekolah

e. Langkah Tindak Lanjut

  • · Memperhatikan buku nilai rapor anak didik
  • · Memperhatikan keberhasilan/kenaikan anak didik
  • · Memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan anak didik
  • · Memperhatikan dan membina suasana kekeluargaan

2. Penyelenggaraan Administrasi Kelas meliputi:

a. Denah tempat duduk anak didik

b. Papan absensi anak didik

c. Daftar Pelajaran

d. Daftar Piket

e. Buku Absensi

f. Buku Jurnal kelas

g. Tata tertib kelas

3. Penyusunan dan pembuatan statistic bulanan anak didik

4. Pengisian DKN dan Daftar Kelas

5. Pembuatan catatan khusus tentang anak didik

6. Pencatatan mutasi anak didik

7. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar

8. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar

IX. Tugas dan Fungsi Guru Pembimbing (BP/BK)

Membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan:

1. Penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling

2. Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi anak

didik tentang kesulitan belajar

3. Membgerikan layanan dan bimbingan kepada anak didik agar lebih berprestasi dalam kegiatan

belajar

4. Memberikan saran dan pertimbangan kepada anak didik dalam memperoleh gambaran tentang

lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai

5. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling

6. Menyusun statistic hasil penilaian bimbingan dan konseling

SIM SMP NEGERI 1 GABUS

http://www.smpn1gabus.sch.id

7. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar

8. Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling

9. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan bimbingan dan koseling

X. Pustakawan Sekolah

Membantu Kepala sekolah dalam kegiatan:

1. Perencanaan pengadaan buku/bahan pustaka/media elektronika

2. Pelayanan perpustakaan

3. Perencanaan pengembangan perpustakaan

4. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika

5. Inventarisasi dan pengadministrasian

6. Penyimpanan buku/bahan pustaka, dan media elektronika

7. Menyusun tata tertib perpustakaan

8. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala

XI. Laboran

Membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan:

1. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium

2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium

3. Mengatur penyimpanan, pemeliharaan, dan perbaikan alat-alat laboratorium

4. Membuat dan menyusun daftar alat-alat laboratorium

5. Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat laboratorium

6. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium secara berkala

XII. Tugas Pokok dan Fungsi Guru

Bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam melaksanakan KBM, meliputi:

1. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap

2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran

3. Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, dan ujian akhir

4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian

5. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan

6. Mengisi daftar nilai anak didik

7. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan), kepada guru lain dalam

proses pembelajaran

8. Membuat alat pelajaran/alat peraga

9. Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni

10. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum

11. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah

12. Mengadakan pengembangan program pembelajaran

13. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar anak didik

14. Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran

15. Mengatur kebersihan ruang kelas dan sekitarnya

16. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkat

SIM SMP NEGERI 1 GABUS

http://www.smpn1gabus.sch.id

XIII. Tugas Guru Piket/Jaga:

1. Meningkatkan pelaksanaan 9 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan,

kerindangan, kesehatan, keteladanan, dan keterbukaan)

2. Mengadakan pendataan dan mengisi buku piket

3. Menertibkan kelas-kelas yang kosong dengan jalan menginval

4. Pada jam ke 2 harus berusaha menghubungi orang tua siswa yang tidak masuk tanpa

keterangan melalui telepon, atau mengunjungi ke rumah bagi yang tidak memiliki telepon

5. Mencatat: guru dan siswa yang terlambat, guru dan siswa yang pulang belum waktunya, kelas

yang pulang sebelum waktunya, kejadian-kejadian penting dan berusaha untuk menyelesaikan

6. Mengawasi siswa sewaktu berada diluar kelas karena istirahat, dan keliling kelas sambil

mengingatkan siswa untuk beristirahat bagi siswa yang masih berada di dalam kelas

7. Petugas piket harus hadir paling sedikit 5 menit sebelum bel masuk.

8. Melaporkan kasus-kasus yang bersifat khusus kepada wali kelas atau guru pembimbing

9. Mengawasi berlakunya tata tertib sekolah

XIV. KODE ETIK PENDIDIK

1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan negara

3. Menjunjung tinggi harkat dan martabat peserta didik

4. Berbakti kepada peserta didik dalam membantu mereka

mengembangkan diri

5. Bersikap ilmiah dan menjunjung tinggi pengetahuan, ilmu,

teknologi, dan seni sebagai wahana dalam pengembangan

peserta didik

6. Lebih mengutamakan tugas pokok dan atau tugas negara

lainnya daripada tugas sampingan

7. Bertanggung jawab, jujur, berprestasi, dan akuntabel dalam

bekerja

8. Dalam bekerja berpegang teguh kepada kebudayaan nasional

dan ilmu pendidikan

9. Menjadi teladan dalam berperilaku

10. Berprakarsa

11. Memiliki sifat kepemimpinan

12. Menciptakan suasana belajar atau studi yang kondusif

13. Memelihara keharmonisan pergaulan dan komunikasi serta

bekerja sama dengan baik dalam pendidikan

14. Mengadakan kerja sama dengan orang tua siswa dan tokohtokoh

masyarakat

15. Taat kepada peraturan perundang-undangan dan kedinasan

16. Mengembangkan profesi secara kontinu

17. Secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu

organisasi profesi

SIM SMP NEGERI 1 GABUS

http://www.smpn1gabus.sch.id

XV. Tata Tertib Guru dan Karyawan/Pegawai

1. Hari Dinas selama 6 hari kerja

2. Selambat-lambatnya hadir 5 menit sebelum bel masuk

3. Mempersiapkan sarana dan kelengkapan

4. Mengisi daftar hadir saat dating dan pulang

5. Mengisi jurnal kegiatan sehari-hari

6. Mengumpulkan jurnal kegiatan setiap hari sabtu siang

7. Melakswanakan tugas piket sesuai jadwal yang telah dibuat

8. Melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya

9. Memahami dan mengamalkan Wawasan Wiyata Mandala

10. Apabila berhalangan hadir dalam dinas, harus:

  • · Ada pemberitahuan (surat, kurir, telepon)
  • · Ada surat dokter (apabila sakit lebih dari 3 hari)
  • · Memberikan/mengirimkan tugas mengajar bagi guru melalui guru piket

11. Memakai seragam:

  • · Hari Senin dan Selasa memakai PDH (warna keki)
  • · Hari Rabu dan Kamis memakai PSH (seragam sekolah)
  • · Hari Jum’at dan Sabtu memakai seragam bebas rapi (Bapak berdasi)
  • · Setiap tanggal 17 Agustus memakai pakaian KORPRI

12. Mengikuti upacara bendehara setiap hari senin/hari besar nasional

13. Melaksanakan tugas menjadi pembina upacara sesuai dengan jadwal

Catatan:

Hal-hal yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan diatur kemudian

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU (IPKG) I

Perencanaan Pembelajaran

1.   NAMA GURU/ CALON GURU          :           ……………………………………

2.  NO PESERTA                                : ……………………………………

3.  SEKOLAH TEMPAT UJIAN              : ……………………………………

4.  KELAS                                         : ……………………………………

5.  MATA PELAJARAN                        : ……………………………………

6.  WAKTU                                        : ……………………………………

7.  TANGGAL                                              :  ……………………………

PETUNJUK

Baca dengan cermat rencana pembelajaran yang akan digunakan oleh guru/ calon guru ketika mengajar. Kemudian, nilailah semua aspek yang terdapat dalam rencana tersebut dengan menggunakan butir-butir penilaian di bawah ini.

1.  Merumuskan tujuan pembelajaran 1        2        3        4

1.1     Merumuskan kompetensi dasar/ indikator

hasil belajar

1.2     Merancang dampak pengiring berbentuk

kecakapan hidup (life skill)

Rata-rata butir 1 = A

2.  Mengembangkan dan mengorganisasikan materi,

media pembelajaran, dan sumber belajar

2.1     Mengembangkan dan mengorganisasikan

materi pembelajaran

2.2     Menentukan dan mengembangkan

media pembelajaran

2.3     Memilih sumber belajar

Rata-rata butir 2 = B

3.  Merencanakan skenario kegiatan pembelajaran

3.1     Menentukan jenis kegiatan

pembelajaran

3.2     Menyusun langkah-langkah

pembelajaran

3.3     Menentukan alokasi waktu

pembelajaran

3.4     Menentukan cara-cara

memotivasi siswa

3.5     Menyiapkan pertanyaan

Rata-rata butir 3 = C

4.  Merancang pengelolaan kelas

4.1     Menentukan penataan latar pembelajaran

4.2   Menentukan cara-cara pengorgani-

sasian siswa agar dapat berpartisipasi

dalam kegiatan pembelajaran

Rata-rata butir 4 = D

5.  Merencanakan prosedur, jenis,

dan menyiapkan alat penilaian

5.1     Menentukan prosedur dan jenis penilaian

5.2     Membuat alat penilaian dan kunci jawaban

Rata-rata butir 5 = E

6.  Tampilan dokumen rencana pembelajaran

6.1     Kebersihan dan kerapian

6.2     Penggunaan bahasa tulis

Nilai IPKG I = R

A + B + C + D + E + F

R  =                                         =

6

Rata-rata butir 6 = F

Pembimbing/ Penguji

_________________

NIP.


PENJELASAN INSTRUMEN PENILAIAN KERJA GURU I

1.  Merumuskan tujuan pembelajaran

Indikator     : 1.1   Merumuskan kompetensi dasar/indikator hasil belajar.

Penjelasan   : Untuk butir ini perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Rumusan dinyatakan dengan jelas sehingga tidak menimbulkan tafsiran ganda

-          Rumusan mengandung perilaku (behavior) yang dapat dicapai siswa.

c. Susunan rumusan kompetensi dasar terurut secara logis (dari yang mudah ke yang sukar), dari yang sederhana ke yang kompleks, dari yang konkret ke yang abstrak, dan dari berfikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Rumusan tidak jelas dan tidak lengkap.

Rumusan jelas tetapi tidak lengkap atau tidak jelas tetapi lengkap.

Rumusan jelas dan lengkap, atau jelas dan logis, atau lengkap dan logis

Rumusan jelas, lengkap, dan disusun secara logis.

Indikator     :      1.2 Merancang dampak pengiring berbentuk kecakapan hidup (life skill)

Penjelasan   : Dampak pengiring berbentuk kecakapan hidup hendaknya tertuang di dalam rencana pembelajaran.

Dampak pengiring dianggap operasional apabila sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Tidak dicantumkan dampak pengiring

Dicantumkan dampak pengiring tetapi tidak operasional

Dicantumkan dampak pengiring yang operasional tetapi tidak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa

Dicantumkan dampak pengiring yang operasional dan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa

2. Mengembangkan dan mengorganisasikan materi, media (alat bantu pembelajaran), dan sumber belajar.

Indikator     : 2.1   Mengembangkan dan mengorganisasikan materi pembelajaran

Penjelasan   : Dalam mengembangkan dan mengorganisasikan materi pembelajaran, perlu dipertimbangkan deskriptor-deskriptor sebagai berikut :

  1. Cakupan materi (keluasan dan kedalaman).
  2. Sistematika materi.
  3. Kesesuaian dengan kemampuan dan kebutuhan siswa
  4. Kemutakhiran (kesesuaian dengan perkembangan terakhir dalam bidangnya).

Selanjutnya untuk menilai butir ini perlu diperhatikan skala sebagai berikut :

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 2.2   Menentukan dan mengembangkan media pembelajaran.

Penjelasan   : Yang dimaksud dengan media adalah segala sesuatu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, sehingga memudahkan siswa belajar (misalnya: gambar, model benda asli dan peta).

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Direncanakan penggunaan satu macam media tetapi tidak sesuai dengan tujuan

Direncanakan penggunaan lebih dari satu macam media tetapi tidak sesuai dengan tujuan

Direncanakan penggunaan satu macam media yang sesuai dengan tujuan

Direncanakan penggunaan lebih dari satu macam media yang sesuai dengan tujuan.

Indikator     : 2.3   Memilih sumber belajar

Penjelasan   : Sumber belajar dapat berupa nara sumber, buku paket, buku pelengkap, museum, lingkungan, laboratorium, dan sebagainya.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor seperti di bawah ini :

  1. Kesesuaian sumber belajar dengan tujuan.
  2. Kesesuaian sumber belajar dengan tingkat perkembangan siswa.
  3. Kesesuaian sumber belajar dengan materi yang akan diajarkan.
  4. Kesesuaian sumber belajar dengan lingkungan siswa (kontekstual).
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

3.  Merencanakan skenario kegiatan pembelajaran

Indikator     : 3.1   Menentukan jenis kegiatan pembelajaran

Penjelasan   : Kegiatan pembelajaran dapat berupa mendengarkan penjelasan guru, observasi, diskusi, belajar kelompok, simulasi, melakukan percobaan, membaca, dan sebagainya.

Penggunaan lebih dari satu jenis kegiatan pembelajaran sangat diharapkan dengan maksud agar perbedaan individual siswa dapat dilayani dan kebosanan siswa dapat dihindari.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut :

Kegiatan pembelajaran yang dirancang hendaknya :

  1. sesuai dengan tujuan,
  2. sesuai dengan bahan yang akan diajarkan,
  3. sesuai dengan perkembangan anak,
  4. sesuai dengan waktu yang tersedia,
  5. sesuai dengan media dan sumber belajar yang tersedia,
  6. bervariasi (multi metode),
  7. memungkinkan terbentuknya dampak pengiring yang direncanakan,
  8. memungkinkan keterlibatan siswa secara optimal
  9. memberikan peluang terjadinya proses inquiry pada siswa
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu sampai dua deskriptor tampak

Tiga sampai empat deskriptor tampak

Lima sampai enam deskriptor tampak

Tujuh sampai delapan deskriptor tampak

Indikator     : 3.2   Menyusun langkah-langkah pembelajaran

Penjelasan   : Langkah-langkah pembelajaran adalah tahap-tahap pembelajaran yang direncanakan guru sejak awal sampai akhir pembelajaran.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut .

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Dicantumkan langkah pembukaan, inti, dan penutup secara rinci tetapi tidak sesuai dengan tujuan dan materi pembelajaran

Dicantumkan langkah pembukaan, inti, dan penutup secara rinci.

Dicantumkan langkah pembukaan, inti, dan penutup secara rinci dan sesuai dengan tujuan

Dicantumkan langkah pembukaan, inti, dan penutup secara rinci dan sesuai dengan tujuan, disertai rencana kegiatan terstruktur dan mandiri

Indikator     : 3.3   Menentukan alokasi waktu pembelajaran

Penjelasan   : Alokasi waktu pembelajaran adalah pembagian waktu untuk setiap tahapan/ jenis kegiatan dalam suatu pertemuan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan penyediaan waktu bagi kegiatan pembukaan, inti, dan penutup sebagaimana tampak pada deskriptor sebagai berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Alokasi waktu keseluruhan dicantumkan pada rencana pembelajaran.

Alokasi waktu untuk setiap langkah (kegiatan pembukaan, inti, dan penutup) dicantumkan tetapi tidak proporsional.

Alokasi waktu kegiatan inti lebih besar daripada jumlah waktu kegiatan pembukaan dan penutup.

Alokasi waktu untuk setiap kegiatan dalam langkah-langkah pembelajaran dirinci secara proporsional.

Indikator     : 3.4   Menentukan cara-cara memotivasi siswa

Penjelasan   : Memotivasi siswa adalah upaya guru untuk membuat siswa belajar secara aktif.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor tentang

cara memotivasi siswa

  1. Mempersiapkan pembukaan pembelajaran seperti bahan pengait, penyampaian tujuan, yang menarik bagi siswa.
  2. Mempersiapkan media yang menarik.
  3. Menetapkan jenis kegiatan yang mudah diikuti siswa  serta menantang siswa berfikir.
  4. Melibatkan siswa dalam kegiatan.

Dalam menilai butir ini perlu dikaji seluruh komponen rencana pembelajaran.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 3.5   Menyiapkan pertanyaan (perintah)

Penjelasan   : Pertanyaan (termasuk kalimat perintah) yang dirancang dapat mencakup (1) pertanyaan tingkat rendah yang menuntut kemampuan mengingat dan (2) pertanyaan tingkat tinggi yang menuntut kemampuan memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi.

Pertanyaan yang disiapkan guru dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Guru menyiapkan pertanyaan untuk menilai/memotivasi siswa pada tahap pembukaan, selama proses belajar dan pada penutupan pembelajaran.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut .

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Terdapat pertanyaan ingatan dan atau pemahaman

Terdapat pertanyaan penerapan.

Terdapat pertanyaan analisis dan atau sintesis.

Terdapat pertanyaan evaluasi dan atau kreasi

4.  Merancang pengelolaan kelas

Indikator     : 4.1   Menentukan penataan latar (seting)  pembelajaran

Penjelasan   : Penataan latar pembelajaran mencakup persiapan dan pengaturan ruangan dan fasilitas (tempat duduk, perabot dan alat pelajaran) yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut berikut.

  1. Penataan latar (seting) pembelajaran tujuan pembelajaran.
  2. Penataan latar (seting) pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan (perbedaan invidual) siswa.
  3. Penataan latar pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu.
  4. Penataan latar pembelajaran sesuai dengan lingkungan
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 4.2   Menentukan cara-cara pengorganisasian siswa agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.

Penjelasan   : Yang dimaksud dengan pengorganisasian siswa adalah kegiatan guru dalam menentukan pengelompokan, memberi tugas, menata alur kerja, dan cara kerja sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.

Pengorganisasian siswa ditandai oleh deskriptor berikut.

  1. Pengaturan pengorganisasian siswa (individu dan atau kelompok, dan atau klasikal),
  2. Penugasan yang harus dikerjakan,
  3. Alur dan cara kerja yang jelas,
  4. Kesempatan bagi siswa untuk mendiskusikan hasil tugas.
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

5.  Merencanakan prosedur, jenis dan menyiapkan alat penilaian.

Indikator     : 5.1   Menentukan prosedur dan jenis penilaian

Penjelasan   : Prosedur penilaian meliputi :

-    penilaian awal

-    penilaian dalam proses

-    penilaian akhir

Jenis penilaian meliputi :

-    tes lisan

-    tes tertulis

-    tes perbuatan

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Tercantum prosedur atau jenis penilaian saja tetapi tidak sesuai dengan tujuan.

Tercantum prosedur atau jenis penilaian saja yang sesuai dengan tujuan.

Tercantum prosedur dan jenis penilaian, salah satu di antaranya sesuai dengan tujuan.

Tercantum prosedur atau jenis penilaian, keduanya sesuai dengan tujuan.

Indikator     : 5.2   Membuat alat penilaian dan kunci jawaban.

Penjelasan   : Alat penilaian dapat berbentuk pertanyaan, tugas, dan lembar observasi, sedangkan kunci jawaban dapat berupa jawaban yang benar atau rambu-rambu jawaban.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Rumusan pertanyaan tidak mengukur ketercapaian TPK.

Rumusan pertanyaan mengukur ketercapaian TPK.

Rumusan pertanyaan mengukur ketercapaian TPK dan memenuhi syarat-syarat penyusunan alat evaluasi termasuk penggunaan bahasa yang efektif.

Rumusan pertanyaan mengukur ketercapaian TPK dan memenuhi syarat-syarat penyusunan alat evaluasi termasuk penggunaan bahasa yang efektif disertai pencantuman kunci jawaban

6.  Tampilan dokumen rencana pembelajaran

Indikator     : 6.1   Kebersihan dan kerapian

Penjelasan   : Kebersihan dan kerapian rencana pembelajaran dapat dilihat dari penampilan fisik rencana pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut :

  1. Tulisan dapat dibaca dengan mudah.
  2. Tulisan ajeg (konsisten)
  3. Tampilan bersih (tanpa coretan atau noda) dan menarik.
  4. Ilustrasi tepat
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c tampak atau a, b, dan d tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 6.2   Penggunaan bahasa tulis

Penjelasan   : Bahasa tulis yang digunakan dalam rencana pembelajaran hendaknya mengikuti kaidah bahasa tulis.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut :

  1. Bahasa komunikatif.
  2. Pilihan kata tepat.
  3. Struktur kalimat baku.
  4. Cara penulisan sesuai dengan EYD.
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b atau a dan c tampak

Deskriptor a, b dan c tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU (IPKG) II

Pelaksanaan Pembelajaran

1.   NAMA GURU/ CALON GURU          :           ……………………………………

2.  NO PESERTA                                : ……………………………………

3.  SEKOLAH TEMPAT UJIAN              : ……………………………………

4.  KELAS                                         : ……………………………………

5.  MATA PELAJARAN                        : ……………………………………

6.  WAKTU                                        : ……………………………………

7.  TANGGAL                                              :  …………………………

PETUNJUK

1.  Amatilah dengan cermat kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung.

2.  Pusatkan perhatian Anda pada kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran, serta dampaknya pada diri siswa.

3.  Nilailah kemampuan guru tersebut dengan menggunakan butir-butir penilaian di bawah ini.

4.  Khusus untuk butir 5, yaitu mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran, pilih salah satu butir penilaian yang sesuai dengan mata pelajaran yang sedang diajarkan.

5.  Nilailah guru sesuai aspek kemampuan berikut.

1.  Mengelola ruang dan fasilitas pembelajaran.

1        2        3        4

1.1     Menyiapkan alat, media,

dan sumber belajar.

1.2   Melaksanakan tugas harian kelas

Rata-rata butir 1 = P

2.  Melaksanakan kegiatan pembelajaran

2.1     Memulai kegiatan pembelajaran

2.2     Melaksanakan jenis kegiatan yang

sesuai dengan tujuan, siswa, situasi,

dan lingkungan

2.3     Menggunakan alat bantu (media)

pembelajaran yang sesuai dengan

tujuan, siswa, situasi, dan lingkungan

2.4     Melaksanakan kegiatan pembelajaran

dalam urutan yang logis

2.5     Melaksanakan kegiatan pembelajaran

Secara individual, kelompok, atau klasikal

2.6     Mengelola waktu pembelajaran

secara efisien

Rata-rata butir 2 = Q

3.  Mengelola interaksi kelas

3.1     Memberi petunjuk dan penjelasan

yang berkaitan dengan isi pembelajaran

3.2     Menangani pertanyaan dan

respon siswa

3.3     Menggunakan ekspresi lisan, tulisan,

isyarat dan gerakan badan

3.4     Memicu dan memelihara keterlibatan

siswa

3.5     Memantapkan penguasaan materi

pembelajaran

Rata-rata butir 3 = R

4.  Bersikap terbuka dan luwes serta membantu

mengembangkan sikap positif siswa terhadap belajar.

4.1     Menunjukkan sikap ramah,

hangat, luwes, terbuka, penuh

pengertian, dan sabar kepada siswa

4.2     Menunjukkan kegairahan mengajar

4.3     Mengembangkan hubungan antar-

pribadi yang sehat dan serasi

4.4     Membantu siswa menyadari

kelebihan dan kekurangannya

4.5     Membantu siswa menumbuhkan

kepercayaan diri

Rata-rata butir 4 = S

5.  Mendemonstrasikan kemampuan khusus

dalam pembelajaran mata pelajaran tertentu

5.1     Mencapai tujuan komunikatif yang diinginkan

5.2     Memiliki unsur makna dalam urutan logis

5.3     Menggunakan unsur-unsur kabahasaan

yang tepat

5.4     Menerapkan pembentuk wacana, sosiokultutal

dan strategi komunikatif secara tepat

Rata-rata butir 4 = T

6.  Melaksanakan evaluasi proses dan

hasil belajar

6.1     Melaksanakan penilaian selama

proses pembelajaran

6.2     Melaksanakan penilaian pada

akhir pembelajaran

Rata-rata butir 6 = U

7.  Kesan umum kinerja guru/ calon guru

7.1     Keefektifan proses pembelajaran

7.2     Penggunaan bahasa Indonesia tepat

7.3     Peka terhadap kesalahan berbahasa siswa

7.4     Penampilan guru dalam pembelajaran

Rata-rata butir 7 = V

Pembimbing/ Penguji,

—————————-

NIP.

PENJELASAN INSTRUMEN UJI UNJUK KERJA GURU II

1.  Mengelola ruang dan fasilitas pembelajaran

Indikator     : 1.1   Menyiapkan ruang, media pembelajaran, dan sumber belajar

Penjelasan   : Indikator ini meliputi penyiapan media pembelajaran dan sumber belajar yang dimanfaatkan guru dalam kelas.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

  1. Media pembelajaran yang diperlukan tersedia.
  2. Media pembelajaran mudah dimanfaatkan.
  3. Sumber belajar yang diperlukan tersedia.
  4. Sumber belajar mudah dimanfaatkan
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a atau c tampak

Deskriptor a dan c atau b dan d tampak

Deskriptor a, b dan c tampak atau a, b, dan d tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 1.2   Melaksanakan tugas harian kelas

Penjelasan   : Tugas-tugas harian kelas mungkin berhubungan atau tidak berhubungan langsung dengan pembelajaran. Pelaksanaan tugas harian kelas yang efektif dan efisien sangat menunjang proses pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan apakah guru/ calon guru memeriksa dan menindaklanjuti hal-hal berikut.

  1. Ketersediaan alat tulis (kapur, spidol) dan penghapus.
  2. Pengecekan kehadiran siswa.
  3. Kebersihan dan kerapian papan tulis, pakaian siswa, dan perabotan kelas.
  4. Kesiapan alat-alat pelajaran siswa serta kesiapan siswa mengikuti pelajaran.
Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

2.  Melaksanakan kegiatan pembelajaran

Indikator     : 2.1   Memulai kegiatan pembelajaran

Penjelasan   : Kegiatan memulai pembelajaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam rangka menyiapkan fisik dan mental siswa untuk mulai belajar.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

Memulai pembelajaran dapat dilakukan dengan cara :

a.   Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan yang   menantang atau menceritakan peristiwa yang sedang hangat.

b.  Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman siswa ( apersepsi ).

c.  Memberikan acuan dengan cara mengambarkan garis besar materi dan kegiatan.

d.  Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 2.2   Melaksanakan jenis kegiatan yang sesuai dengan tujuan, kondisi siswa, situasi kelas, dan lingkungan (kontekstual).

Penjelasan   : Indikator ini menunjukkan tingkat kesesuaian antara jenis kegiatan pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, kebutuhan siswa, perubahan situasi yang dihadapi, dan lingkungan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan dan hakikat materi pembelajaran.

b.  Kegiatan pembelajaran sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan siswa.

c.  Kegiatan pembelajaran terkoordinasi dengan baik (guru dapat mengendalikan pelajaran, perhatian siswa terfokus pada pelajaran, disiplin kelas terpelihara).

d.  Kegiatan pembelajaran bersifat kontekstual (sesuai tuntutan situasi dan lingkungan).

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a atau b tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 2.3   Menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan, kondisi siswa, dan tuntutan situasi serta lingkungan (kontekstual).

Penjelasan   : Indikator ini memusatkan perhatian kepada penggunaan media pembelajaran yang dipergunakan guru dalam kelas.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Guru tidak menggunakan media

Guru menggunakan satu media namun tidak sesuai dengan materi dan kebutuhan peserta didik.

Guru menggunakan satu media dan sesuai dengan materi serta kebutuhan anak.

Guru menggunakan lebih dari satu media dan sesuai dengan materi serta kebutuhan anak

Indikator     : 2.4   Melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam urutan yang logis.

Penjelasan   : Indikator ini digunakan untuk menentukan apakah guru dapat memilih dan mengatur secara logis kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan satu dengan dengan yang lain merupakan tatanan yang runtun.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Kegiatan disajikan dari mudah ke sukar.

b.  Kegiatan yang disajikan berkaitan satu dengan yang lain.

c.  Kegiatan bermuara pada kesimpulan.

d.  Ada tindak lanjut yang dapat berupa pertanyaan, tugas-tugas atau PR pada akhir pelajaran.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a atau b tampak

Deskriptor a dan b ; atau a danc ; atau b dan c tampak

Deskriptor a, b dan c ; atau a, b dan d ; atau b, c, dan d tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 2.5   Melaksanakan kegiatan pembelajaran secara individual, kelompok atau klasikal.

Penjelasan   : Dalam pembelajaran, variasi kegiatan yang bersifat individual, kelompok atau klasikal sangat penting dilakukan untuk memenuhi perbedaan individual siswa dan/ atau membentuk dampak pengiring.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor sebagai berikut.

a.  Pelaksanaan kegiatan klasikal, kelompok atau individual, sesuai dengan tujuan/ materi/ kebutuhan siswa.

b.  Pelaksanaan kegiatan klasikal, kelompok atau individual sesuai dengan waktu dan fasilitas pembelajaran.

c.  Perubahan dari kegiatan individual ke kegiatan kelompok, klasikal ke kelompok atau sebaliknya berlangsung dengan lancar.

d.  Peran guru sesuai dengan jenis kegiatan (klasikal, kelompok atau individual) yang sedang dikelola.

e.  Dalam setiap kegiatan (klasikal, kelompok atau individual) siswa terlibat secara optimal.

f.  Guru melakukan perubahan kegiatan sesuai kebutuhan supaya tidak terjadi stagnasi.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua / tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Lebih dari empat  deskriptor tampak

Indikator     : 2.6   Mengelola waktu pembelajaran secara efisien.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada pemanfaatan secara optimal waktu pembelajaran yang telah dialokasikan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan descriptor berikut.

a.  Pembelajaran dimulai tepat waktu.

b.  Pembelajaran diakhiri tepat waktu

c.  Pembelajaran dilaksanakan sesuai perincian waktu yang

ditentukan.

d.  Pembelajaran dilaksanakan sampai habis waktu yang telah dialokasikan.

e.   Tidak terjadi penundaan kegiatan selama pembelajaran.

f.   Tidak terjadi penyimpangan waktu selama pembelajaran.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua / tiga deskriptor tampak

Empat / lima deskriptor tampak

Enam deskriptor tampak

3.  Mengelola interaksi kelas

Indikator     : 3.1   Memberi petunjuk dan penjelasan yang berkaitan dengan isi pembelajaran.

Penjelasan   : Indikator ini digunakan untuk menilai kemampuan guru dalam menjelaskan secara efektif konsep, ide, dan prosedur yang bertalian dengan isi pembelajaran.

Penilaian perlu mengamati reaksi siswa agar skala penilaian dapat ditentukan secara tepat.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Petunjuk dan penjelasan sulit dimengerti dan tidak ada usaha guru untuk mengurangi kebingungan siswa.

Petunjuk dan penjelasan guru sulit dimengerti dan ada usaha guru untuk mengurangi tetapi tidak efektif.

Petunjuk dan penjelasan guru sulit dimengerti, ada usaha guru untuk mengurangi kebingungan siswa dan efektif.

Petunjuk dan penjelasan guru sudh jelas dan mudah dipahami siswa.

Indikator     : 3.2   Menangani pertanyaan dan respon siswa.

Penjelasan   : Indikator ini merujuk kepada cara guru menangani pertanyaan dan komentar siswa.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Mengabaikan siswa yang mengajukan pertanyaan / pendapat  atau tidak menanggapi pertanyaan / pendapat siswa.

Tanggap terhadap siswa yang mengajukan pertanyaan / pendapat, sesekali menggali respons atau pertanyaan siswa dan memberi respons yang sepadan.

Menggali respons atau pertanyaan siswa selama pembelajaran berlangsung dan memberikan balikan kepada  siswa.

Guru meminta siswa lain untuk merespon pertanyaan temannya atau menampung respons dan pertanyaan siswa untuk kegiatan selanjutnya.

Indikator     : 3.3   Menggunakan ekspresi lisan, tulisan, dan isyarat, termasuk gerakan badan.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu pada kemampuan guru dalam berkomunikasi dengan bahasa lisan, tulisan, dan isyarat termasuk gerakan badan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Pembicaraan lancar.

b.  Pembicaraan dapat dimengerti.

c.  Materi yang tertulis di papan tulis atau di kertas manila (berupa tulisan dan atau gambar) dan lembar kerja dapat dibaca dengan jelas.

d.     Isyarat termasuk gerakan badan tepat.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 3.4   Memicu dan mempertahankan keterlibatan siswa.

Penjelasan   : Indikator ini memusatkan perhatian pada prosedur dan cara yang digunakan guru dalam mempersiapkan, menarik minat, dan mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan apakah guru/ calon guru melakukan hal-hal berikut.

a.  Membantu siswa mengingat kembali pengalaman atau pengetahuan yang sudah diperolehnya.

b.  Mendorong siswa yang pasif untuk berpartisipasi.

c.  Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat terbuka yang mampu menggali reaksi siswa.

d.  Merespon/ menanggapi secara positif siswa yang berpartisipasi.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 3.5   Memantapkan penguasaan materi pembelajaran.

Penjelasan   : Indikator ini berkaitan dengan kemampuan guru memantapkan penguasaan materi pembelajaran dengan cara merangkum, meringkas, mereviu (meninjau ulang), dan sebagainya. Kegiatan ini dapat terjadi beberapa kali selama proses pembelajaran.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian sebagai berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Guru merangkum atau meringkas atau meninjau ulang tetapi tidak lengkap.

Guru merangkum atau meringkas atau meninjau ulang secara lengkap.

Guru merangkum atau meringkas atau meninjau ulang dengan melibatkan siswa.

Guru membimbing siswa membuat rangkuman atau ringkasan atau meninjau ulang.

4.  Bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif siswa terhadap belajar.

Indikator     : 4.1   Menunjukkan sikap ramah, hangat, luwes, terbuka, penuh pengertian, dan sabar kepada siswa.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada sikap guru yang ramah, hangat, luwes, terbuka, penuh pengertian, dan sabar kepada siswa.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan apakah guru/ calon guru melakukan hal-hal berikut.

a.  Menampilkan sikap bersahabat kepada siswa. *)

b.  mengendalikan diri pada waktu menghadapi siswa yang berperilaku kurang sopan/negatif *)

c.  Menggunakan kata-kata atau isyarat yang sopan dalam menegur siswa. *)

d.  Menghargai setiap perbedaan pendapat, baik antar siswa, maupun antara guru dengan siswa. *)

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

*)1   Ada kemungkinan, tindakan sebagaimana dimaksud deskriptor b, c, dan d tidak dilakukan, karena perkembangan keadaan memang tidak menuntut dilakukannya tindakan dimaksud. Oleh karena itu, dalam penilaian terhadap  indikator 4.1. ini, mohon dilakukan salah satu dari alternatif berikut : (1) apabila keadaan tidak menuntut tindakan b, c, dan d, sehingga deskriptor tersebut sama sekali tidak muncul, maka praktikan dianggap telah melakukan tindakan a, b, c, dan d, dengan nilai maksimal yaitu 4, (2) apabila keadaan menuntut tindakan b, c, atau d, sehingga salah satu atau lebih deskriptor tersebut muncul, maka praktikan diberi nilai 1 untuk setiap tindakan tepat yang dilakukannya, dan (3) apabila keadaan menuntut tindakan b, c, atau d, namun ditangani tidak sesuai dengan semangat deskriptor yang bersangkutan, maka praktikan dianggap belum mampu melakukan tindakan b, c, atau d, sehingga tidak diberi nilai untuk tindakan salah yang dilakukan itu.

Indikator     : 4.2   Menunjukkan kegairahan belajar.

Penjelasan   : Indikator ini mengukur tingkat kegairahan mengajar.

Tingkat kegairahan ini dapat diperhatikan melalui wajah, nada, suara, gerakan, isyarat, dan sebagainya.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan apakah guru/ calon guru menunjukkan kesungguhan dengan :

a.  Pandangan mata dan ekspresi wajah.

b.  Nada suara pada bagian pelajaran penting.

c.  Cara mendekati siswa dan memperhatikan hal yang sedang dikerjakan.

d.  Gerakan atau isyarat pada bagian pelajaran yang penting.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 4.3   Mengembangkan hubungan antar-pribadi yang sehat dan serasi.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada sikap mental guru terhadap hal-hal yang dirasakan dan dialami siswa ketika mereka mengahapi kesulitan.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan *) 2
1

2

3

4

Memberi perhatian dan tanggapan terhadap siswa yang membutuhkan.

Memberikan bantuan kepada siswa yang membutuhkan.

Mendorong siswa untuk memecahkan masalahnya sendiri.

Mendorong siswa untuk membantu temannya yang membutuhkan.

*) 2 Jika selama pembelajaran tidak ada siswa yang mengalami kesulitan, nilai untuk butir ini adalah nilai maksimal (4).

Indikator     : 4.4   Membantu siswa menyadari kelebihan dan kekurangannya.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada sikap dan tindakan guru dalam menerima kenyataan tentang kelebihan dan kekurangan setiap siswa.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor sebagai berikut.

a.  Menghargai perbedaan individual setiap siswa.

b.  Memberikan perhatian kepada siswa yang menampakkan penyimpangan (misalnya cacat fisik, pemalu, agresif, pembohong).

c.  Memberikan tugas tambahan kepada siswa yang memiliki kelebihan dalam belajar atau membantu siswa yang lambat belajar.

d.  Mendorong kerja sama antar siswa yang lambat dan yang cepat dalam belajar.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 4.5   Membantu siswa menumbuhkan kepercayaan diri.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada usaha guru membantu siswa menumbuhkan rasa percaya diri.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Mendorong siswa agar berani mengemukakan pendapat sendiri.

b.  Memberi kesempatan kepada siswa untuk memberikan alasan tentang pendapatnya.

c.  Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memimpin.

d.  Memberi pujian kepada siswa yang berhasil atau memberi semangat kepada siswa yang belum berhasil.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

5.  Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran mata pelajaran tertentu.

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Indikator     : 5.1   Mendemostrasikan penguasaan materi pembelajaran Bahasa Indonesia.

Penjelasan   : Materi pembelajaran Bahasa Indonesia meliputi 4 aspek, yaitu

a. Kebahasaan.

b. Pemahaman.

c. Penggunaan, dan

d. Apresiasi sastra.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan kemunculan penguasaan guru dalam keempat aspek di atas.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 5.2   Memberikan latihan ketrampilan berbahasa.

Penjelasan   : Latihan ketrampilan berbahasa diberikan dengan tujuan agar siswa mampu mengungkapkan perasaan dan pikirannya dengan bahasa yang benar secara lisan dan tulisan.

Latihan berbahasa dianggap efektif bila dilakukan terpadu antara keterampilan membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Setiap siswa memperoleh kesempatan sesuai dengan tujuan.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Siswa mendapat keterampilan berbahasa, tetapi tidak terpadu.

Sebagian kecil siswa mendapat latihan secara terpadu sesuai dengan tujuan.

Sebagian besar siswa mendapat latihan secaraterpadu sesuai dengan tujuan.

Hampir semua siswa mendapatkan latihan secara terpadu sesuai dengan tujuan.

Indikator     : 5.3   Memberikan latihan keterampilan mengapresiasikan sastra.

Penjelasan   : Latihan keterampilan mengapresiasikan sastra diberikan dengan tujuan agar siswa mampu memahami pesan karya sastra dan mengapresiasinya dengan kearifan mencermati nilai-nilai artistik dan estetika.

Latihan mengapresiasinya ini dianggap efektif bila dilaksanakan secara terpadu dengan keterampilan berbahasa dan kaidah-kaidah bahasa

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyimak dan membaca karya sastra.

b.  Guru memberi kesempatan berlatih kepada siswa untuk memahami karya sastra melalui pertanyaan dan/ atau pemberian tugas.

c.  Guru memberi kesempatan berlatih kepada siswa menikmati karya sastra melalui deklamasi dan/ atau bermain peran.

d.  Guru memberi kesempatan berlatih kepada siswa untuk menulis puisi atau cerpen sederhana.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 5.4   Mengembangkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan bernalar.

Penjelasan   : Pembelajaran Bahasa Indonesia mempunyai berbagai fungsi, antara lain untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bernalar. Oleh karena itu, guru seyogianya menyediakan kesempatan berlatih sehingga kedua kemampuan tersebut terbentuk dan berkembang. Bentuk latihan dapat berupa Tanya jawab, dialog, bermain peran, bercerita, atau bermain drama.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Ada kesempatan bagi siswa untuk berlatih komunikasi.

Latihan berkomunikasi berlangsung dengan lancar.

Latihan berkomunikasi berlangsung dengan lancar dan sistematis.

Latihan berkomunikasi berlangsung dengan lancar, sistematis, dan sesuai dengan konteks (lawan bicara, topik, situasi, dan lain-lain).

Indikator     : 5.5   Memupuk kegemaran membaca

Penjelasan   : Kegemaran membaca merupakan salah  satu kunci keberhasilan seseorang dalam meraih ilmu pengetahuan dan teknologi.

Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia haruslah memungkinkan tumbuhnya kegemaran membaca.

Indikator ini mengacu kepada kemampuan guru untuk mengelola berbagai kegiatan yang mampu menumbuhkan kegemaran membaca.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Menganjurkan siswa untuk membaca buku.

b.  Menceritakan satu kejadian yang dibaca guru dari berbagai sumber ( misalnya buku, Koran, majalah) sebagai titik tolak pembelajaran.

c.  Meminta siswa menceritakan peristiwa yang pernah dibacanya.

d.  Memberikan tugas membaca secara berkesinambungan.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran Matematika

Indikator     : 5.1   Menanamkan konsep matematika melalui kegiatan manipulatif.

Penjelasan   : Penanaman konsep matematika  dilakukan dengan memberi kesempatan kepada siswa melakukan kegiatan manipulatif benda nyata yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Penanaman konsep melalaui satu jenis kegiatan dengan manipulasi sejenis benda

Penanaman konsep melalui satu jenis kegiatan dengan manipulasi dua jenis benda.

Penanaman konsep melalui dua jenis kegiatan dengan manipulasi dua jenis benda.

Penanaman konsep melalui beberapa jenis kegiatan dengan manipulasi berbagai jenis benda.

Indikator     : 5.2   Mengusai konsep dan simbol-simbol matematika.

Penjelasan   : Simbol matematika mengacu pada perlambangan yang digunakan dalam operasi dan pengerjaan.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Membaca simbol matematika dengan benar.

Menggunakan simbol matematika dengan benar.

Berbahasa matematika dengan benar.

Menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan simbol matematika.

Indikator     : 5.3   Memberikan latihan penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelasan   : Penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari sangat perlu ditekankan oleh guru agar siswa memanfaatkan konsep matematika.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Memberikan contoh penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

b.  Mendorong siswa mencari contoh penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

c.  menunjukkan adanya keterkaitan matematika dengan mata pelajaran lain.

d.  Menyelesaikan masalah yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari secara praktis dengan menggunakan konsep matematika.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

  1. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran IPA.

Indikator     : 5.1   Mendemostrasikan pembelajaran IPA melalui pengalaman langsung.

Penjelasan   : Pembelajaran IPA melalui pengalaman langsung merupakan kecenderungan pembelajaran IPA mengingat tahap perkembangan kognitif siswa yang masih operasional konkret.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Mengajar dengan ceramah (ekspositori) saja.

Ceramah yang diikuti dengan pembuktian apa yang diceramahkan

Guru membimbing siswa dalam kegiatan pengamatan, percobaan secara berkelompok/ perorangan.

Siswa membuat kesimpulan dengan bimbingan guru

Indikator     : 5.2   Meningkatkan keterlibatan siswa melalui pengalaman lapangan.

Penjelasan   : Pembelajaran langsung ini akan meningkatkan siswa dalam pengamatan, kegiatan kelompok atau diskusi sehingga  interaksi menjadi meningkat.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Siswa aktif melakukan pengamatan dan perekaman secara perorangan.

b.  Siswa aktif melakukan pengamatan dan perekaman secara berkelompok.

c.  Siswa melakukan diskusi dalam kelompok-kelompok kecil.

d.  Siswa melakukan diskusi kelas.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator  :    5.3   Menerapkan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelasan   : Pemahaman konsep IPA siswa menjadi lebih baik apabila konsep itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Guru memberi contoh penerapan konsep

Guru mendorong siswa memberi contoh penerapan konsep.

Satu atau dua orang siswa memberi contoh penerapan konsep.

Lebih dari dua orang siswa memberi contoh penerapan konsep.

Indikator     : 5.4   Menampilkan penguasaan IPA

Penjelasan   : Materi pembelajaran harus dikuasai oleh calon guru. Materi pokok dalam IPA dapat berupa konsep, prinsip, teori dan hukum.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Sebagian besar materi yang diajarkan salah

Separuh materi yang diajarkan salah.

Sebagian besar materi yang diajarkan benar.

Seluruh materi yang diajarkan benar.

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran IPS

Indikator     : 5.1   Mengembangkan pemahaman konsep IPS terpadu.

Penjelasan   : Konsep IPS terpadu mencakup konsep-konsep antardisiplin/ interdisiplin ilmu sosial dan ilmu lainnya, seperti konsep keluarga berencana, lingkungan hidup, banjir, perencanaan, perang, dan pembangunan.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Menyajikan konsep terpadu secara verbal (naratif).

Menyajikan konsep terpadu dengan memanfaatkan peta/ data/ fakta yang sesuai.

Menyajikan masalah dan membahasnya secara terpadu untuk memahami konsep.

Membimbing siswa memahami konsep terpadu melalui proses pemecahan masalah atau penemuan.

Indikator     : 5.2   Mengembangkan pemahaman konsep waktu.

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur kemampuan guru dalam mengembangkan pemahaman nilai-nilai masa lalu yang dapat diterapakan untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Mendeskripsikan masa silam

Mengaitkan masa silam dengan masa kini.

Menggali nilai masa silam yang berguna bagi masa kini.

Menggali nilai masa silam yang dapat diprediksi manfaatnya bagi masa yang akan datang.

Indikator     : 5.3   Mengembangkan pemahaman konsep ruang.

Penjelasan   : Konsep ruang mencakup konsep lokasi, jarak, wilayah, teritorial, ruang angkasa, dan dinamika keruangan seperti migrasi.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Menyajikan konsep secara verbal.

Menyajikan konsep dengan menggunakan data dan fakta.

Membimbing siswa memanfaatkan fakta dan data untuk memahami konsep secara individual.

Membimbing siswa memanfaatkan fakta dan data untuk memahami konsep secara individual.

Membimbing siswa memanfaatkan fakta dan data untuk memahami konsep melalui diskusi dengan siswa lain.

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran PPKn.

Indikator     : 5.1   Menguasai konsep nilai, moral, dan norma Pancasila.

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur pemahaman guru mengenai konsep nilai, moral, dan norma Pancasila.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Menguasai konsep-konsep Pancasila.

b.  Menguasai nilai-nilai yang terkait dengan konsep-konsep Pancasila.

c.  Menguasai tuntutan moral yang terkait dengan nilai-nilai Pancasila.

d.  Menguasai norma-norma yang terkait dengan nilai-nilai Pancasila.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 5.2   Membangkitkan kesadaran tentang nilai, moral Pancasila, dan kewarganegaraan.

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur upaya guru dalam mengembangkan kepekaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap nilai, norma Pancasila, dan kewarganegaraan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Menyajikan konflik moral (rekaan atau kenyataan, misalnya seorang anak mencuri uang untuk membeli obat bagi  ibunya yang sakit keras).

b.  Meminta siswa memberi alasan baik-buruk dalam konflik moral.

c.  Menyajikan contoh perilaku yang dapat diterima masyarakat.

d.  Meminta siswa memberi alasan mengapa perilaku tertentu dapat diterima.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a atau c tampak

Deskriptor a dan b atau c dan d tampak

Deskriptor a, b dan c atau a, c dan d tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 5.3   Membangkitkan kepekaan nurani, percaya diri, empati, cinta kebaikan, kontrol diri, dan rasa tahu diri.

Penjelasan   : Indikator ini mencakup kepekaan nurani, percaya diri, empati, cinta kebaikan, kontrol diri, dan rasa tahu diri dalam menghadapi berbagai peristiwa dalam kehidupan masyarakat.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Meminta siswa mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya (kata hati) terhadap suatu peristiwa.

b.  Memberikan tugas kepada siswa untuk melakukan pekerjaan sampai tuntas.

c.  Meminta siswa untuk menempatkan dirinya pada posisi yang lain dalam situasi tertentu (misalnya menempatkan diri pada orang yang kelaparan, kesusahan, suka cita).

d.  Meminta siswa memberikan contoh perilaku terpuji yang pantas dilakukan.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran Penjaskes.

Indikator     : 5.1   Mengkoordinasikan latihan.

Penjelasan   : Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor-deskriptor sebagai berikut.

a.  Menggunakan latihan yang sesuai dengan siswa.

b.  Menvariasi latihan.

c.  Memberikan respon positif kepada siswa yang berpartisipasi.

d.  Mengidentifikasikan dan merespon siswa yang tidak siap mengikuti kegiatan pembelajaran atau siap mengikuti kegiatan pembelajaran.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 5.2   Memberi contoh gerakan.

Penjelasan   : Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor-deskriptor sebagai berikut.

a.  memberikan contoh gerakan yang sesuai dengan siswa.

b.  Menvariasikan contoh gerakan.

c.  Memberikan respon positif kepada siswa yang berpartisipasi.

d.  Mengidentifikasi dan merespon positif kepada siswa yang tidak dapat menirukan contoh dan yang dapat menirukan contoh.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 5.3   Membimbing siswa melakukan gerakan dan mengoreksi kesalahan gerakan siswa.

Penjelasan   : Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Membantu siswa melakukan kembali gerakan yang sudah diperolehnya.

b.  Membantu siswa mengoreksi kesalahan gerakan.

c.  Memberikan respon positif kepada siswa yang dapat melakukan gerakan dengan baik.

d.  Mengidentifikasi dan merespon siswa yang tidak dapat melakukan gerakan dan yang dapat melakukan gerakan.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 5.4   Memberikan pertolongan kepada siswa.

Penjelasan   : Pertolongan diberikan agar siswa dapat melakukan gerakan secara benar tanpa mengalami cedera.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Hanya mengoreksi tetapi tidak memberikan pertolongan.

Hanya siswa tertentu yang diberikan pertolongan.

Sebagian besar siswa dikoreksi dan diberikan pertolongan.

Seluruh siswa dikoreksi dan diberikan pertolongan bagi yang memerlukan.

Indikator     : 5.5   Memberikan aba-aba.

Penjelasan   : Aba-aba diberikan agar proses latihan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan merata. Aba-aba diberikan melalui : suara, peluit, dan isyarat.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Memberikan aba-aba tetapi tidak jelas.

Memberikan aba-aba hanya dengan peluit.

Memberikan aba-aba hanya dengan hitungan.

Memberikan aba-aba dengan jelas, serta memvariasikan peluit dan hitungan.

  1. Mendemostrasikan kemampuan khusus dalam menguasai materi dan metode pembelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian.

Indikator     : 5.1   Membimbing siswa dalam mengungkapkan ide/ perasaan/ pikiran melalui media seni (suara/ bunyi, gerak, rupa/ visual).

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur kemampuan guru dalam membimbing siswa untuk dapat mengungkapkan ide/ perasaan/ pikiran melalui media seni (suara/ bunyi, gerak, rupa/ visual).

Untuk menilai butir ini perlu diperhatiakn apakah guru/ calon guru melakukan hal-hal berikut.

a.  Mendorong siswa agar berani mengemukakan ide/ perasaan/ pikiran melalui berbagai media seni (bisa dalam karya musik/ rupa/ tari/ kerajinan tangan).

b.  Mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar. Hasil pengamatan diungkapkan/ diragakan/ disuarakan di dalam kelas.

c.  Memberikan kesempatan pada siswa untuk mengemukakan alasan tentang karya seni yang dihasilkan.

d.  Memberikan respon yang positif kepada siswa yang berpartisipasi aktif dan membantu siswa yang kesulitan dalam mengungkapkan ekspresinya.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c  tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 5.2   mengembangkan kreativitas siswa dan membangun rasa keindahan siswa.

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur kemampuan guru dalam membimbing siswa berkarya dan berolah seni yang kreatif, serta mengembangkan kepekaan artistik dan estetika  siswa.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan apakah guru/ calon guru melakukan hal-hal berikut.

a.  Mengajak siswa untuk mendengarkan dan mengamati karya-karya seni yang bagus.

b.  Membimbing siswa untuk berani membuat komposisi sederhana buatan sendiri (bisa dalam musik/ rupa/ tari/ karajinan tangan).

c.  Membimbing siwa dalam memvisualkan/ menuangkan/ meragakan/ meyuarakan komposisi karyanya dengan menggunakan media seni (bunyi, warna, dan gerak).

d.  Memberikan respon yang positif kepada siswa yang berpartisipasi aktif dan membantu/ memotifasi siswa yang pasif.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c  tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 5.3   Mendemonstrasikan atau membimbing siswa dalam melatih keterampilan berkesenian.

Penjelasan   : Indikator ini untuk mengukur kemampuan guru untuk melatih keterampilan siswa dalam bernyanyi/ menggambar/ menari/ membuat kerajinan tangan.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Memberikan contoh bermusik/ menggambar/ menari/ membuat kerajinan tangan yang baik.

b.  Memberikan motivasi pada siswa untuk berlatih sebanyak mungkin dalam bermusik/ menggambar/ menari/ membuat kerajinan tangan.

c.  mengajak siswa untuk mempresentasikan keterampilan berkesenian (bermusik/ menari/ menggambar/ kerajinan tangan) dan hasil karyanya.

d.  Memberikan respon positif kepada siswa yang berpartisipasi aktif dan membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam mempresentasikan keterampilan berkesenian dan hasil karyanya.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a atau b atau c tampak

Deskriptor a dan b atau a dan c atau b dan c tampak

Deskriptor a, b dan c  tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 5.4   Mengelola pembelajaran yang mengaitkan berbagai media seni dan/ atau media seni dengan mata pelajaran lain.

Penjelasan   : Indikator ini mengukur kemampuan guru/ calon guru dalam mengelola pembelajaran yang mengaitkan berbagai media seni seperti : musik, tari, drama, seni rupa, kerajinan tangan, atau mengaitkannya engan mata pelajaran lain seperti Bahasa Indobesia dan Penjaskes.

Untuk menilai butir ini perlu dipergunakan skala penilaian sebagai berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Guru mengajarkan kerajinan dan kesenian secara sendiri-sendiri.

Guru mengaitkan aspek-aspek pembelajaran kerajinan atau kesenian.

Guru mengaitkan aspek-aspek pembelajaran kerajinan dengan aspek-aspek pembelajaran kerajinan.

Guru mengaitkan aspek-aspek pembelajaran kerajinan kesenian dengan mata pelajaran lain

6.  Melaksanakan evaluasi proses hasil belajar.

Indikator     : 6.1   Melaksanakan penilaian selama proses pembelajaran.

Penjelasan   : Penilaian dalam proses pembelajaran bertujuan mendapatkan balikan mengenai tingkat pencapaian tujuan selama proses pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu dipergunakan skala penilaian sebagai berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Tidak melakukan penilaian selama proses pembelajaran.

Mengajukan pertanyaan atau memberikan tugas kepada siswa

Menilai penguasaan siswa melalui kinerja yang ditunjukkan siswa.

Menilai penguasaan siswa melalui isyarat yang ditunjukkan siswa.

Indikator     : 6.2   Melaksanakan penilaian pada akhir pembelajaran.

Penjelasan   : Penilaian pada akhir proses pembelajaran bertujuan mengetahui penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Untuk menilai butir ini digunakan skala penilaian berikut.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Guru memberikan tes akhir tetapi tidak sesuai dengan tujuan.

Sebagian kecil soal tes akhir sesuai dengan tujuan.

Sebagian besar soal tes akhir sesuai dengan tujuan.

Semua soal tes akhir sesuai dengan tujuan.

7.  Kesan umum kinerja guru/ calon guru

Indikator     : 7.1   Keefektifan proses pembelajaran

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada tingkat keberhasilan guru dalam mengelola pembelajaran sesuai dengan perkembangan proses pembelajaran.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Pembelajaran lancar.

b.  Suasana kelas terkendali sesuai dengan rencana.

c.  Suasana kelas terkendali melalui penyesuaian.

d.  Mengarah kepada terbentuknya dampak pengiring (misalnya ada kesempatan bagi siswa untuk dapat bekerja sama, bertanggung jawab, tenggang rasa).

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Deskriptor a tampak

Deskriptor a dan b tampak

Deskriptor a, b dan c; atau a, b, dan d tampak

Deskriptor a, b, c dan d tampak

Indikator     : 7.2   Penggunaan bahasa Indonesia lisan.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada kemampuan guru dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Ucapan jelas dan mudah dimengerti.

b.  Pembicaraan lancar (tidak tersendat-sendat).

c.  Menggunakan kata-kata baku (membatasi penggunaan kata-kata daerah atau asing).

d.  Berbicara dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

Indikator     : 7.3   Peka terhadap kesalahan berbahasa siswa.

Penjelasan   : Guru perlu menunjukkan rasa peka terhadap kesalahan berbahasa, agar siswa terbiasa menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Rasa peka dapat ditunjukkan dengan berbagai cara seperti menegur, menyuruh, memperbaiki atau menanyakan kembali.

Skala Penilaian Penjelasan *)
1

2

3

4

Memberi tahu kesalahan siswa dalam berbahasa tanpa memperbaiki.

Memperbaiki langsung kesalahan berbahasa siswa.

Meminta siswa lain menemukan dan memperbaiki kesalahan berbahasa temannya dengan menuntun.

Mengarahkan kesalahan berbahasa sendiri.

*) Jika selama pembelajaran tidak ada siswa yang melakukan kesalahan berbahasa, nilai untuk butir ini adalah nilai maksimal (4).

Indikator     : 7.4   Penampialn guru dalam pembelajaran.

Penjelasan   : Indikator ini mengacu kepada penampilan guru secara keseluruhan dalam mengelola pembelajaran (fisik, gaya mengajar, dan ketegasan).

Untuk menilai butir ini perlu diperhatikan deskriptor berikut.

a.  Berbusana rapi dan sopan.

b.  Suara dapat didengar oleh seluruh siswa dalam kleas yang bersangkutan.

c.  Posisi bervariasi (tidak terpaku pada satu tempat).

d.  Tegas dalam mengambil keputusan.

Skala Penilaian Penjelasan
1

2

3

4

Satu deskriptor tampak

Dua deskriptor tampak

Tiga deskriptor tampak

Empat deskriptor tampak

IPKG 1

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU (Kemampuan Merencanakan Pembelajaran)

1.

NAMA GURU

:  ………………………………

2. NIP :  ………………………………
3. UNIT KERJA :  ………………………………
4. KELAS :  ………………………………
5. MATA PELAJARAN :  ………………………………
6. WAKTU :  ………………………………
7. TANGGAL :  ………………………………

PEMERINTAH  KABUPATEN  TEGAL

DINAS  PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

2010

NO. KOMPONEN RENCANA PEMBELAJARAN SKOR

I

Perumusan tujuan pembelajaran

1. Kejelasan rumusan 1  2  3  4
2. Kelengkapan cakupan rumusan 1  2  3  4
3. Kesesuaian dengan kompetensi dasar 1  2  3  4

II

Pemilihan dan pengorganisasian materi ajar

1. Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran 1  2  3  4
2. Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik 1  2  3  4
3. Keruntutan dan sistematika materi 1  2  3  4
4. Kesesuaian materi dengan alokasi waktu 1  2  3  4

III

Pemilihan sumber belajar/media pembelajaran

1. Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan tujuan pembelajaran 1  2  3  4
2. Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan materi

pembelajaran

1  2  3  4
3. Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan karakteristik peserta didik 1  2  3  4

IV

Metode pembelajaran

1. Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan tujuan

pembelajaran

1  2  3  4
2. Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan materi pembelajaran 1  2  3  4
3. Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan karakteristik peserta didik 1  2  3  4
4. Kesesuaian alokasi waktu dengan tahapan pembelajaran 1  2  3  4

V

Penilaian hasil belajar

1. Kesesuaian teknik penilaian dengan tujuan pembelajaran 1  2  3  4
2. Kejelasan prosedur penilaian 1  2  3  4
3. Kelengkapan instrumen (soal, kunci jawaban/pedoman

pensekoran)

1  2  3  4

SKOR Total IPKG 1

Komentar Pengamat:

Pengamat:
Nama : ……………………………………………………………………….
Jabatan : ……………………………………………………………………….
Alamat Kantor : ……………………………………………………………………….
……………………………………………………………………….
Alamat Rumah : ……………………………………………………………………….
……………………………………………………………………….

……………………, ………………

Pengamat,

……………………………………..

PENJELASAN IPKG I

I. PERUMUSAN INDIKATOR KEBERHASILAN BELAJAR

Indikator I.1 Kejelasan rumusan
Penjelasan Rumusan indikator tidak menimbulkan penafsiran ganda

Indikator

I.2

Kelengkapan cakupan rumusan indikator

Penjelasan Rumusan indikator minimal mengandung komponen peserta
didik dan perilaku. Perilaku mencakup kata kerja operasional
dan substansi materi

Indikator

I.3

Kejelasan penjenjangan indikator

Penjelasan Indikator diurutkan dari  kompetensi sederhana ke kompleks

Indikator

I.4

Kesesuaian dengan kompetensi dasar

Penjelasan Indikator dijabarkan dari kompetensi dasar

II. PEMILIHAN PENGORGANISASIAN MATERI AJAR

Indikator II.1 Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran
Penjelasan Materi dipilih berdasarkan tujuan pembelajaran  atau
kompetensi yang akan dicapai

Indikator

II.2

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik

Penjelasan                        Tingkat keluasan dan kedalaman materi disesuaikan dengan

karakteristik peserta didik (termasuk yang  cepat dan lambat, motivasi tinggi dan rendah)

Indikator II.3                  Keruntutan dan sistematika materi

Penjelasan                        Penataan materi disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran, misalnya hierarkhis, prosedural, spiral

Indikator II.4                  Kesesuaian materi dengan alokasi waktu

Penjelasan                        Keluasan dan kedalaman materi mungkin dicapai dalam waktu yang disediakan

III. PEMILIHAN SUMBER BELAJAR/MEDIA PEMBELAJARAN

Sumber belajar dapat berupa orang, perpustakaan,  lingkungan; sedangkan media merupakan bagian sumber belajar yang dirancang secara khusus

Indikator III.1                Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan tujuan pembelajaran

Penjelasan                        Sumber belajar/media pembelajaran yang dipilih dapat dipakai

untuk mencapai tujuan/kompetensi yang ingin dicapai, misal buku, modul untuk kompetensi kognitif; media audio visual untuk kompetensi keterampilan

Indikator III.2                Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan materi pembelajaran

Penjelasan                        Sumber belajar/media pembelajaran yang dipilih dapat

memudahkan pemahaman peserta didik, misalnya lidi/sempoa digunakan untuk operasi hitung (matematika), lampu senter, globe, dan bola untuk mengilustrasikan proses terjadinya

gerhana

Indikator III.3                Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan karakteristik peserta didik

Penjelasan                        Sumber belajar/media pembelajaran yang dipilih  sesuai

dengan tingkat  perkembangan kognitif, karakteristik afektif, dan keterampilan motorik  peserta didik

IV. METODE PEMBELAJARAN

Indikator IV.1                Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan tujuan pembelajaran

Penjelasan                        Stretegi, pendekatan, dan metode pembelajaran relevan dipakai

untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

/kompetensi harus dikuasai peserta didik

Indikator IV.2                Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan materi pembelajaran

Penjelasan                        Strategi dan metode pembelajaran yang dipilih dapat

memudahkan pemahaman peserta didik

Indikator IV.3                Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan karakteristik peserta didik

Penjelasan                        Strategi dan metode pembelajaran yang dipilih  sesuai dengan

tingkat  perkembangan kognitif, karakteristik afektif, dan keterampilan motorik  peserta didik

Indikator IV.4                Kesesuaian alokasi waktu dengan tahapan pembelajaran

Penjelasan                        Setiap tahapan pembelajaran diberi alokasi waktu secara proporsional (lebih kurang pembukaan: 5-10%, inti: 70-80%, penutup: 10-15%)

V. PENILAIAN

Indikator V.1                  Kesesuaian teknik penilaian dengan tujuan pembelajaran

Penjelasan                        Misal: tes tulis untuk mengukur penguasaan pengetahuan, tes kinerja untuk mengukur penampilan, dan skala sikap untuk mengukur sikap

Indikator V.2                  Kejelasan prosedur penilaian

Penjelasan                        Tampak jelas dideskripsikan prosedur penilaian awal, proses, dan akhir, mencakup metode (tes dan nontes)

Indikator V.3                  Kelengkapan instrumen (soal, rubrik, kunci jawaban)

Penjelasan                        Tampak jelas kelengkapan instrumen yang digunakan,

misalnya terdapat soal yang dilengkapi kunci jawaban, teknik penskoran, dan atau rubrik

KOMENTAR PENGAMAT

Berikan komentar tentang:

(a)   hal-hal yang belum terwadahi dalam indikator-indikator instrumen ini, dan

(b)   kesan umum tentang kualitas pembelajaran yang diamati (kelebihan dan kekurangan).

Format Penilaian Kinerja Guru dalam Perencanaan Pembelajaran

(Skala Nilai 1 – 4)

Nama Guru        : ……………………………………………………..

Mata Pelajaran   : ……………………………………………………..

Pokok Materi     : ……………………………………………………..

Kelas/Semester  : ……………………………………………………..

No Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nilai *)
1 Tujuan Pembelajaran

  1. Standar Kompetensi
  1. b. Indikator
  1. Ranah Tujuan (komprehenship)
  1. Sesuai dengan Kurikulum
2 Bahan Belajar/Materi Pelajaran

  1. Bahan belajar mengacu/sesuai dengan tujuan
  1. b. Bahan belajar disusun secara sistematis
  1. Menggunakan bahan belajar sesuai dengan kurikulum
  1. Memberi Pengayaan
3 Strategi/Metode Pembelajaran

  1. Pemilihan metode disesuaikan dengan tujuan
  1. b. Pemilihan metode disesuaikan dengan materi
  1. c. Penentuan langkah-langkah proses pembelajaran berdasarkan metode yang digunakan
  1. Penataan alokasi waktu proses pembelajaran sesuai dengan pro-porsi.
  1. Penetapan metode berdasarkan pertimbangan kemampuan siswa.
  1. Memberi pengayaan
4 Media Pembelajaran

  1. Media disesuaikan dengan tujuan pembelajaran
  1. Media disesuaikan dengan materi pembelajaran
  1. Media disesuaikan dengan kondisi kelas
  1. Media disesuaikan dengan jenis evaluasi
  1. Media disesuaikan dengan kemampuan guru
  1. Media disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan siswa
5 Evaluasi

  1. Evaluasi mengacu pada tujuan
  1. b. Mencantumkan bentuk evaluasi
  1. Mencantumkan jenis evaluasi
  1. Disesuaikan dengan alokasi waktu yang tersedia
  1. Evaluasi disesuaikan dengan kaidah evaluasi
Total Nilai
Nilai RPP (R)

*) Skala Nilai 0 – 4

Slawi., ………………………….

Penilai/ Pengawas TK/SD

…………………………….

NIP. ………………………………

Kriterai Penilaian:

Nilai 4        jika semua deskriptor tampak

Nilai 3        jika hanya 3 deskriptor yang tampak

Nilai 2        jika hanya 2 deskriptor yang tampak

Nilai 1        jika hanya 1 deskriptor yang tampak

Nilai 0        jika tidak ada deskriptor yang tampak

Format Penilaian Kinerja Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran

(Skala 0 – 4)

Nama Guru        : …………………………………………………

Mata Pelajaran   : …………………………………………………

Pokok Materi     : …………………………………………………

Kelas/Semester  : …………………………………………………

Waktu                : …………………………………………………

No. Penampilan Guru Skors *)
1. Kemampuan Membuka Pelajaran

  1. Menarik Perhatian siswa
  1. b. Memberikan motivasi awal
  1. Memberikan apersepsi (kaitan materi yang sebelumnya dengan materi yang akan disampaikan)
  1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diberikan
  1. Memberikan acuan bahan belajar yang akan diberikan
2. Sikap Guru dalam Proses Pembelajaran

  1. Kejelasan artikulasi suara
  1. b. Variasi Gerakan badan tidak mengganggu perhatian siswa
  1. Antusisme dalam penampilan
  1. Mobilitas posisi mengajar
3. Penguasaan Bahan Belajar (Materi Pelajaran)

  1. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah-langkah yang direnca-nakan dalam RPP
  1. b. Kejelasan dalam menjelaskan bahan belajar (materi)
  1. Kejelasan dalam memberikan contoh
  1. Memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan bahan belajar
5. Kegiatan Belajar Mengajar (Proses Pembelajaran)

  1. Kesesuaian metode dengan bahan belajar yang disampaikan
  1. b. Penyajian bahan belajaran sesuai dengan tujuan/indikator yang telah ditetapkan
  1. Memiliki keterampilan dalam menanggapi dan merespon pertanyaan siswa.
  1. Ketepatan dalam penggunaan alokasi waktu yang disediakan
6. Kemampuan Menggunakan Media Pembelajaran:

  1. Memperhatikan prinsip-prinsip penggunaan media
  1. b. Ketepatan/kesusian penggunaan media dengan materi yang disampai-kan
  1. Memiliki keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran
  1. Membantu meningkatkan perhatian siswa dalam kegiatan pembelajaran
7. Evaluasi Pembelajaran

  1. Penilaian relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan
  1. b. Menggunakan bentuk dan jenis ragam penilaian
  1. Penilaian yang diberikan sesuai dengan RPP
8. Kemampuan Menutup Kegiatan Pembelajaran:

  1. Meninjau kembali materi yang telah diberikan
  1. b. Memberi kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.
  1. Memberikan kesimpulan kegiatan pembelajaran
9. Tindak Lanjut/Follow up

  1. Memberikan tugas kepada siswa baik secara individu maupun kelompok
  1. b. Menginformasikan materi/bahan belajar yang akan dipelajari berikunya.
  1. Memberikan motivasi untuk selalu terus belajar
Jumlah Skors Aspek

Nilai Penampilan (T)

…………………., …………………….

Nilai Akhir : å2R + 3T =                                                                Penilai/ Pengawas TK/SD

5

.                                                                                …………………………….

NIP. ………………………………

*) Skala nilai 0 – 4

SUPERVISI ADMINISTRASI GURU
1.  Nama Sekolah : ………………………………..
2.  Alamat Sekolah : ………………………………..
3.  Nama Guru : ………………………………..
4.  Mengajar Mata pelajaran : ………………………………..
NO JENIS ADMINISTRASI PELAKSANAAN SUPERVISI
Bukti Nilai Keterangan
Ada Tidak Ada 5 4 3 2 1
1 Kalender Pendidikan
2 Jadwal Pelajaran
3 Standar Isi
4 Silabus
5 Program Pengajaran Semester
6 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
7 Rencana Pengajaran Harian (RH)
8 Program Evaluasi
9 Buku Evaluasi
10 Kumpulan soal ulangan (Bank Soal)
11 Analisis Hasil Evaluasi
12 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
13 Buku penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
14 Program Perbaikan dan Pengayaan
15 Program Ektrakurikuler
16 Buku Absen
17 Daftar Nilai
18 Buku Penilaian Kelompok Mata Pelajaran
19 Buku Notulen Rapat
20 Buku Supervisi
Jumlah NA=
Nilai
Catatan :
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….
…………….., …….. 20…
Kepala Sekolah Guru Mapel. …… Pengawas TK/SD
…………………. …………………. ………………….
NIP NIP NIP

Pengelolaan Pendidikan
Pengelolaan Pendidikan

1.1 Pengertian Pengelolaan Pendidikan

Kegiatan dalam sistem pendidikan nasional secara umum meliputi dua jenis yaitu pengelolaan pendidikan dan kegiatan pendidikan. Pengelolaan pendidikan berasal dari kata manajemen, sedangkan istilah manajemen sama artinya dengan administrasi ( Oteng Sutisna:1983). Dapat diartikan pengelolaan pendidikan sebagai supaya untuk menerapkan kaidah-kaidah adiministrasi dalam bidang pendidikan.
Pengelolaan pendidikan meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan dan pengembangan. Pengelolaan pendidikan. Pengelolaan adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya anggota organisasi dimana keempat proses tersebut mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Menurut Griffin pengelolaan adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien. Terdapat beberapa fungsi dari pengelolaan itu sendiri adalah sebagai berikut:

• Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencanaan merupakan penetapan pada tindakan apa yang harus dilakukan? Apakah sebab tindakan itu harus dikerjakan? Dimanakah tindakan itu harus dikerjakan? Kapankah tindakan itu harus dikerjakan? Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu? Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu?

• Pengorganisasian (Organizing)
Oganisasi adalah dua orang atau lebih yang bekerjasama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran specific atau sejumlah sasaran. Dalam sebuah organisasi membutuhkan seorang pemimpin, pekerjaan pemimpin meliputi beberapa kegiatan yaitu mengambil keputusan, mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara atsan dan bawahan, memberi semangat, inspirasi dan dorongan kepada bawahan agar supaya mereka melaksanakan apa yang diperintahkan.

• Pengarahan (Directing )
Pengarahan adalah fungsi pengelolaan yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.

• Pengawasan
Pengawasan adalah fungsi pengelolaan yang berhubungan dengan usaha pemantauan kinerja agar supaya kinerja tersebut terarah dan tidak melenceng dari aturan yang sudah ditetapkan dan pemantauan berfungsi sebagai media agar kinerja tersebut terarah dan tersampaikan secara tepat.
• Pengembangan
Pengembangan adalah fungsi pengelolaan yang harus dijadikan tolak ukur keberhasilan suatu pengelolaan, dengan adanya pengembangan pengelolaan akan berjalan sesuai dan melebihi target yang akan diperoleh.
Tanpa suatu program yang baik sulit kiranya tujuan pendidikan akan tercapai. Oleh karena itu, pengelolaan harus disusun guna memenuhi tuntutan, kebutuhan, harapan dan penentuan arah kebijakan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan. Pengelolaan kerja SMP merupakan penjabaran tugas dan pelaksanaan kebijakan Depdiknas yang di sesuaikan dengan kondisi obyektif. Dalam pelaksanaannya setiap kegiatan mengacu pada pengelolaan yang ada sehingga proses dan pelaksanaan aktifitas di sekolah lebih terukur, terpantau dan terkendali.
Pengelolaan pendidikan berfungsi sebagai acuan bagi sekolah dalam mengukur, mengevaluasi dan merevisi kegiatan-kegiatan yang di anggap perlu. Selain itu pengelolaan pendidikan bertujuan sebagai upaya sekolah dalam mendukung dan menjabarkan wajib belajar 9 tahun.

1.2 Landasan Hukum
Pengelolaan pendidikan mengacu pada undang-undang dan peraturan pemerintah sebagai berikut:
1. Undang-undang no.2 tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan pemerintah no.28 tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar.
3. Keputusan mentri pendidikan dan kebudayaan no. 060/V/1993 tentang Kurikulum Pendidikan Dasar.

1.3 Pengelolaan pendidikan ini meliputi beberapa tujuan yaitu:
1. Untuk meningkatkan dan memaksimalkan segenap sumberdaya pendidikan Sekolah Dasar sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan.
2. Sebagai acuan pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan di sekolah, sekaligus sebagai alat evaluasi penyelenggaraan kegiatan baik selama pengelolaan berlangsung maupun akhir tahun pelajaran.
1.4 Ruang Lingkup
Ruang lingkup pengelolaan pendidikan Sekolah Dasar merupakan upaya untuk menggali, memupuk, menggerakan dan mempertahankan sumber daya pendidikan secara seimbang dan berkesinambungan demi tercapainya tujuan melalui sistem kerja sama. Adapun bidang garapan antara lain:
1. Inventarisasi sumberdaya pendidikan Sekolah Dasar.
2. Program pengeralan sistem kerja sama disetiap bidang garapan melalui:
1. Pengelolaan Kurikulum.
2. Pengelolaan Kesiswaan.
3. Pengelolaan Ketenagaan.
4. Pengelolaan Keuangan.
5. Pengelolaan Sarana Prasarana.
6. Pengelolaan Potensi Masyarakat Sekitar.
7. Pengelolaan Administrasi Sekolah.
8. Pengelolaan BP/BK.
9. Pengelolan Laboratorium.
10. Pengelolaan Perpustakaan.
11. Pengelolaan Hasil Penelitian.
12. Pengelolaan Manajemen keterampilan.

1.5. Perencanaan Program
1. Visi Sekolah
a. Sekolah merumuskan dan menetapkan visi serta mengembangkannya.
b. Visi sekolah yaitu :
1) dijadikan sebagai cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang;
2) mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan pada warga sekolah/madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan;
3) dirumuskan berdasar masukan dari berbagai warga sekolah/madrasah dan pihak-pihak yang berkepentingan, selaras dengan visi institusi di atasnya serta visi pendidikan nasional;
4) diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah/madrasah dengan memperhatikan masukan komite sekolah/madrasah;
5) disosialisasikan kepada warga sekolah/madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan;
6) ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.
2. Misi Sekolah/Madrasah
a. Sekolah/Madrasah merumuskan dan menetapkan misi serta mengembangkannya.
b. Misi sekolah/madrasah:
1) memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah/madrasah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional;
2) merupakan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu;
3) menjadi dasar program pokok sekolah/madrasah;
4) menekankan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh sekolah/madrasah;
5) memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program sekolah/madrasah;
6) memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan-satuan unit sekolah/madrasah yang terlibat;
7) dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah/madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah/madrasah; 8) disosialisasikan kepada warga sekolah/madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan;
9) ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.
3. Tujuan Sekolah/Madrasah
a. Sekolah/Madrasah merumuskan dan menetapkan tujuan serta mengembangkannya.
b. Tujuan sekolah/madrasah:
1) menggambarkan tingkat kualitas yang perlu dicapai dalam jangka menengah (empat tahunan);
2) mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat;
3) mengacu pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah/madrasah dan Pemerintah;
4) mengakomodasi masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah/madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah/madrasah;
5) disosialisasikan kepada warga sekolah/madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan.
Dalam pengelolaan pendidikan, Visi, Misi dan tujuan merupakan aspek Pengembangan dalam kegiatan pengelolaan pendidikan di Sekolah Dasar. Institusi pendidikan yang maju dilandasi oleh Ilmu Pengetahuan, Tekhnologi, Seni dan Imtaq serta mantap dalam mengemban tugas pendidikan. Adapun contoh Misi, tujuan dan sasaran yang biasanya dijadikan tujuan pokok dalam pengembangan dalam pengelolaan pendidikan di Sekolah Dasar sebagai berikut:

Misi
A. Mengembangkan potensi peserta didik dengan menerapakan pendidikan berbasis kompetensi dan lifeskill.
B. Mengembangkan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan tuntutan jaman. Kebutuhan masyarakat dan kemajuan IPTEK yang berakar pada agama dan budaya sekitar.
C. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan.
D. Menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya sesuai dengan bakat dan minat siswa.
E. Menjadi sekolah yang berkualitas baik dari segi prestasi akademik dan nonakademik.
F. Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, bersih sehat dan nyaman.
G. Meningkatkan apresiasi seni, berfikir inovatif dalam mengembangkan budaya daerah
H. Memakmurkan seluruh komponen sekolah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tujuan

1. Dapat melaksanakan kegiatan bimbingan keimanan dan ketaqwaan bagi siswa dan guru
2. Memiliki guru dan siswa yang berkwalitas, berwawasan, damn berkemampuan mengembangkan potensi diri daklam bidang keilmuan guna mendukung pembangunan daerah.
3. Dapat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.
4. Memiliki siswa yang mampu membaca Al-Qur’an 95%
5. Memiliki tiga program unggulan bidang akademik dan tiga program non akademik
6. Memperoleh Gain Score Achievement (GSA) ULUM/UAN/UAS + 1,00
7. Menghasilkan guru dan siswa
8. Menyediakan sarana dan prasarana penunjang KBM yang lengkap (Representatif)
9. Menjadi pusat pengembangan budaya daerah
10. Memiliki kondisi lingkungan belajar yang kondusif, aman, nyaman dan menyenangkan.

Sasaran
1. Memiliki unit gedung yang lengkap dengan kantor, perpustakaan, laboratorium/keterampilan beserta isinya.
2. Melaksanakan KBM 2 dengan efektif dan efisien.
3. Meningkatkan Gain Score Achievement (GSA) ULUM/UAS/UAN =+ 1,00
4. Memiliki anggota pramuka yang unggul

1.6. Rencana Sekolah
a. Sekolah membuat:
1) rencana kerja jangka menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan;
2) rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah.
b. Rencana kerja jangka menengah dan tahunan sekolah:
1) disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten. Pada sekolah swasta rencana kerja ini disahkan berlakunya oleh penyelenggara sekolah
2) dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait.
c. Rencana kerja empat tahun dan tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite sekolah/madrasah.
d. Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
e. Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai:
1) kesiswaan;
2) kurikulum dan kegiatan pembelajaran;
3) pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya;
4) sarana dan prasarana;
5) keuangan dan pembiayaan;
6) budaya dan lingkungan sekolah;
7) peranserta masyarakat dan kemitraan; 8) rencana-rencana kerja lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu.
1.7 Administrasi sekolah
Administrasi sekolah yang efisien dan efektif menggunakan beberapa pendekatan yaitu:
A. Berorientasi kepada tujuan yakni administrasi sekolah menunjang tercapainya tujuan pendidikan.
B. Berorientasi kepada pendayagunaan semua sumber (tenaga, dana dan sarana) secara tepat guna dan berhasil guna
C. Mekanisme pengelolaan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilain hasil kegiatan administrasi sekolah harus dilakukan secara sistematis dan terpadu.

A. Fungsi dan Tugas Pengelola Sekolah
1. Kepala Sekolah
1. Kepala sekolah selaku pemimpin(leader) keberadaannya.
A. Memiliki kepribadian yang kuat.
B. Memahami kondisi anak buah dengan baik.
C. Memiliki visi dan memahami sekolah
D. Memilki kemampuan mengambil keputusan
E. Memiliki kemampuan berkomunikasi.
2. Kepala sekolah selaku pimpinan, mempunyai tugas:
A. Menyusun perencanaan.
B. Mengorganisasikan kegiatan.
C. Mengarahkan kegiatan.
D. Mengkoordinasikan kegiatan.
E. Melaksanakan pengawasan.
F. Melakukan evaluasi terhadap kegiatan.
G. Menentukan kebijaksanaan.
H. Mengadakan rapat.
I. Mengambil keputusan mengatur proses belajar mengajar.
J. Mengatur administrasi: kantor, siswa, pegawai, perlengkapan, keuangan/RAPBS.
K. Mengatur organisasi intra sekolah.
L. Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan dunia usaha.
M. Menyusun program.
N. Menyusun organisasi/personil sekolah.
3. Kepala sekolah selaku pendidik(educator) mempunyai tugas:
A. Membimbing guru.
B. Membimbing karyawan.
C. Membimbing siswa.
D. Mengembangkan staff.
E. Belajar untuk mengikuti perkembangan IPTEK.
F. Memberi contoh mengajar yang baik.

4. Kepala sekolah selaku pengelola (manager) memiliki tugas:
A. Menyusun program.
B. Menyusun organisasi/personalia di sekaloh.
C. Mengerkan staff (guru dan karyawan).
D. Mengoptimalkan sumber daya sekolah.
E. Mengadakan pengawasan
5. Kepala sekolah selaku penyelia (supervisor) bertugas menyelenggarakan supervise mengenai :
A. Menyusun program supervisi
B. Kegiatan belajar mengajar
C. Pemanfaatan hasil supervisi
D. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan/bimbingan karir
E. Kegiatan ekstrakurikuler
F. Kegiatan ketatausahaan
G. Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan dunia usaha
6. Kepala sekolah selaku motivator bertugas :
A. Mengatur lingkungan kerja (fisik)
B. Mengatur suasana kerja (non fisik)
C. Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman
7. Kepala sekolah melaksanakan management operasi sekolah
8. Kepala sekolah membentuk komite sekolah
Dalam melaksanakan tugasnya, kepala sekolah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala sekolah.

2. Wakil kepala sekolah
A. Menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan pelaksanaan
program.
B. Pengorganisasian
C. Pengarahan
D. Ketenagaan
E. Pengoordinasian
F. Pengawasan
G. Penilaian
H. Identifikasi dan pengumpulan data
I. penyusunan program
Wakil Kepala Sekolah bertugas membantu Kepala Sekolah dalam urusan –urusan sebagai berikut :
A. Kurikulum
1. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan
2. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajran
3. Mengatur penyusunan program pengajaran (program semester). Program satuan pelajar dan persiapan mengajar dan penyusunan kurikulum
4. Mengatur pelaksanaan kegiatan kerikuler dan ekstrakurikuler
5. Mengatur pelaksanaan program penilaian kriteria kenaikan kelas. Kriteria kelulusan dan laporan kemajuan belajar
6. Mengatur program perbaikan dan pengajaran
7. Mengatiurv pemanfaatan lingkungan sebagai kemajuan belajar
8. Mengatur pengembangan MGMPP dan koordinator mata pelajaran
9. Mengatur mutasi siswa
10. Melakukan supervise admininstrasi dan akademis
11. Dan Menyusun laporan

B. Kesiswaan
1. Mengatur program dan bimbingan dan konseling
2. Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kesehatan dan Kerindangan)
3. Mengatur dan membina program Kegiatan OSIS meliputi : Kepramukaan, Palang Merah Remaja, (PMR), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Patroli Keamanan Sekolah ( PKS), Paskibra.
4. Mengatur program pesantren kilat
5. Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa Teladan Sekolah
6. Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan
7. Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapatkan beasisiwa

C. Sarana dan Prasarana
1. Merencanakan kebutuhan dan prasarana untuk menunjang Proses Belajar Mengajar
2. Merencanakan program pengadaannya
3. Mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana
4. Mengelola perawatan, perbaikan dan pengisian
5. Mengatur pembukuannya
6. Menyusun laporan

D. Hubungan Dengan Masyarakat
1. Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan KOMITE SEKOLAH dan peran KOMITE SEKOLAH
2. Menyelenggarakan bakti sosial, karya siswa
3. Menyelenggarakan pameran hasil pendidikan sekolah (gebyar pendidikan)
4. Menyusun laporan

3. Guru
Guru bertanggung jawab kepada kepala sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien.
Tugas dan tangung jawab seoang guru meliputi :
A. Membuat perangkat pengajaran
– AMP
– Program Tahunan / Semester
– Program Satuan Belajar
– Program Rencana Pengajaran
– Program Mingguan Guru
– LKS
B. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
C. Melaksanakan kegiatan penilaian per semester/tahun
D. Mengisi daftar nilai siswa
E. Melaksanakan hasil analisis evaluasi belajar
F. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengajaran
G. Melaksanakan kegiatan membimbing guru dalam kegiatan proses belajar mengajar
H. Membuat alat pelajaran/ alat program
I. Membuat alat pelajaran / alat peraga
J. Menciptakan karya seni
K. Mengikuti kegiatan pembangunan kurikulum
L. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
M. Mengadakan pengembangan setiap bidang pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
N. Membuat lembar kerja siswa (LKS)
O. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing siswa
P. Meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pembelajaran
Q. Mengatur kebersihan ruang kelas dan praktikum
R. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya

4. koordinator Bidang Study / Mata Pelajaran
Ketua kelompok mata pelajaran sejenis membantu kepala sekolah dalam
kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Penyusunan program dan pengembangan mata pelajaran sejenis
b. Koordinasi penggunaan ruang sama
c. Koordinasi kegiatan guru-guru mata pelajaran
d. Melaksanakan kegiatan membimbing guru dalam proses belajar mengajar

5. wali Kelas
Wali kelas membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Pengelolaan kelas
b. Penyelenggaraan administrasi administrasi kelas yan meliputi :
1. Denah tempat duduk siswa
2. Papan absensi siswa
3. Daftar pelajaran kelas
4. Daftar piket kelas
5. Buku absensi siswa
6. Buku kegiatan belajar mengajar
7. Tata tertib kelas
c. Penyusunan/pembuatan statistik bulanan siswa
d. Pengisisan daftar kumpulan nilai siswa (legger)
e. Pembuatan catatan khusus tentang siswa
f. Pencatatn mutasi siswa
g. Pengisisn buku laporan pendidikan (raport)
h. Pembagian buku laporan pendidikan (raport)

6. Guru Bimbingan Dan Konseling
Bimbingan dan konseling membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan
sebagai berikut:
a. Penyusunan program pelaksanaan bimbingan konseling
b. Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar
c. Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar
d. Memberikan saran, pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan
e. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
f. Menyususn ststistik hasil penilaian bimbingan dan konseling
g. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi
h. Menyususn dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling
i. Menyususn laporan pelaksanaan bimbingan konseling

7. Perpuatakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah membantu Kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai
berikut:
a. Perencanaan pengadaan buku/bahan pustaka
b. Pegurusan pelayanan perpustakaan
c. Perencanaan pengembanan perpustakaan
d. Pemeliharaan dan pertbaikan buku atau bahan pustaka
e. Inventarisai dan pengadministrasian buku-buku/bahan pustaka
f. Penyimpanan buku-buku perpustakaan
g. Menyususn laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara terbuka

8. Laboratorium
Pengelola Laboratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan
sebagai berikut :
a. Pernecanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
b. Menyususn jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
c. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
d. Memelihara dan memperbaiki alat-alat laboratorium
e. Invenrarisasi Peminjam alat-alat laboratorium
f. Menyususn laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium

9. Kepala tata usaha
Kepala tata usaha sekolah mempunyai tugas melaksakan ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

a. Penyusunan program tata usaha
b. Pengelolaan keuangan sekolah
c. Pengurusan administrasi guru, siswa dan pegawai
d. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha
e. Penyusunan administrasi sekolah
f. Penyusunan dan penyajian data atau statistic sekolah
g. Mengkoordinasikan melaksanakan 6 K
h. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala.

10. Teknisi Media
Teknisi media membantu kepala sekolah dalam kegiatan – kegiatan sebagai berikut :
a. Merencanakan pengadaan alat-alat media
b. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan media
c. Penyusun program kegiatan teknisi media
d. Mengatur penyimpangan, pemeliharaa dan perbaikan alat-alat media
e. Inventarisasi dan pengadministrasian alat – alat media
f. Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media

11. layanan teknis dibidang keamanan (penjaga/satpam)
a. Mengisi buku catatan kejadian
b. Mengantar dan memberi petunjuk tamu sekolah
c. mengamankan pelaksanaan upacara, PBM, UAS/UANAS/UASBN dan rapat
d. menjaga kebersihan pos jaga
e. menjaga ketenangan dan keamanan siang dan malam
f. merawat peralatan jaga malam
g. melaporkan kejadian secepatnya (bila ada)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.